Pemko Sibolga Perkuat Pelayanan Dasar Masyarakat Melalui Peran Posyandu Lewat Bimtek

SIBOLGA, bicarasumut.com || Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Pengendalian Penduduk, dan Perlindungan Anak (PMK PP dan PA) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kader dan Pengelola Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), Selasa (23/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kafe 88, Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, itu dibuka oleh Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Herman Suwito.

 

Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan Sekda Herman Suwito, pemerintah menegaskan pentingnya peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan.

 

Menurut Wali Kota, penerapan Posyandu dengan enam bidang Standar Pelayanan Minimal menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan publik yang merata hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.
“Penerapan Posyandu 6 Bidang SPM merupakan langkah nyata dalam memperkuat pelayanan publik yang adil dan merata hingga ke tingkat kelurahan,” ucap Sekda.

 

Wali Kota Syukri berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Ketua Pembina Posyandu Kota Sibolga, Lumsedia Pantas Lumban Tobing, mengatakan transformasi Posyandu menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan dasar dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Melalui penerapan enam bidang SPM ini, kita berkomitmen menghadirkan layanan yang lebih optimal, terukur, dan merata,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PMK PP dan PA Kota Sibolga, Rosidah Lubis, menjelaskan pelaksanaan bimtek tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2024 tentang transformasi Posyandu.

 

Menurut Rosidah, Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi lembaga kemasyarakatan yang melayani seluruh siklus kehidupan masyarakat.
“Posyandu era baru tidak hanya berfokus pada pelayanan ibu dan anak, tetapi melayani seluruh siklus kehidupan secara komprehensif,” katanya.

 

Ia menambahkan, kader Posyandu kini dibekali kemampuan untuk mendukung enam bidang pelayanan dasar, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.

 

Bimtek tersebut diikuti 138 peserta yang terdiri dari 46 Ketua Posyandu, 46 Ketua Bidang Pendidikan, dan 46 Ketua Bidang Sosial dari seluruh kelurahan di Kota Sibolga.
Pelatihan dilaksanakan melalui pemaparan materi oleh organisasi perangkat daerah terkait, diskusi interaktif, serta praktik lapangan untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap implementasi Posyandu enam bidang SPM. (ril/red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

ahmad rivai sibarani akhmad syukri nazry penarik Anggota DPRD Sumut bakhtiar ahmad sibarani Banjir Dan Longsor Sibolga Bawaslu Tapteng Bupati Tapteng darwin sitompul DPRD Tapteng kabupaten tapanuli tengah kabupaten tapteng Kapolres Sibolga kapolres tapteng Kecamatan Barus KEDAN Ketua DPRD Tapteng khairul kiyedi pasaribu Kiyedi-Darwin KEDAN Kota Sibolga Mantan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu pantas maruba lumban Tobing pasar sibolga nauli pelabuhan pelindo sibolga Pelindo Sibolga Pemerintah Kota Sibolga pemilu kabupaten tapanuli tengah 2024 pemilu kota sibolga 2024 pemkab tapteng Pemko Sibolga penarik-pantas Penarik-Pantas PENTAS pentas penyalahgunaan narkotika pilkada kabupaten tapteng 2024 pilkada kota sibolga 2024 pilkada sibolga 2024 pilkada tapteng 2024 Pj Bupati Tapteng Polres Sibolga polres tapteng Rahmansyah Sibarani Tapanuli Tengah Tapteng Wali Kota Sibolga