Gambar – Irwansyah Sidabutar warga desa Ujung Batu menyampaikan keterangannya kepada Wartawan didepan Kantor Kecamatan Barus saat melakukan aksi unjuk rasa bersama warga lainnya.
TAPTENG, bicarasumut.com || Pemberhentian sementara Kepala Desa Ujung Batu, Mustafa Husni Tanjung, oleh Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, menuai kecurigaan warga. Kecurigaan itu kian menguat setelah alasan pemberhentian dinilai berubah-ubah.
Irwansyah Sidabutar, warga Desa Ujung Batu yang ikut dalam aksi unjuk rasa mengatakan, bahwa pada awalnya Mustafa diberhentikan dengan dalih tidak tanggap dalam penanganan bencana. Namun belakangan, muncul isu lain berupa dugaan penyalahgunaan dana desa.
“Ini sudah pembodohan. Alasannya terus berubah,” ujar Irwansyah saat melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Kecamatan Barus, Kabupaten Tapteng, Provinsi Sumatera Utara,Senin (05/01/25)
Ia mengungkapkan, informasi awal yang diterima warga menyebutkan pemberhentian dilakukan karena kepala desa dianggap tidak tanggap terhadap bencana. Padahal, kata dia, warga di lapangan lebih mengetahui kondisi sebenarnya. “Sekarang alasannya berubah lagi menjadi penyalahgunaan dana desa. Ini pembodohan dan pembohongan publik,” imbuhnya.
Situasi kian memantik kemarahan warga saat mereka mendatangi Kantor Camat Barus untuk menyampaikan aspirasi. Camat Barus, Sanggam Panggabean, justru tidak berada di tempat.
Warga menyebut camat berada di Pandan, meski sebelumnya telah berjanji akan menerima kedatangan masyarakat. Ketidakhadiran itu memperkuat persepsi warga bahwa pemerintah absen ketika rakyat datang membawa jeritan hati. (rif)









