SIBOLGA, bicarasumut.com || Wali Kota Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, membantah tudingan dalam video viral di media sosial yang menyebut Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menimbun bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Bantahan itu disampaikan Wali Kota Syukri saat konferensi pers di halaman Kantor Wali Kota Sibolga, Kamis (12/03/26). Ia didampingi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sibolga, Letkol Laut (P) Haka Andinantha, M.Tr.Opsla dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sibolga, Herman Suwito.
Menurut Syukri, informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menegaskan tidak ada penimbunan bantuan oleh pemerintah daerah.
“Kami menegaskan bahwa tidak ada penimbunan bantuan oleh Pemko Sibolga. Bantuan yang ada saat ini berada dalam proses pendataan, penyortiran, dan pengaturan sebelum disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.
Ia menjelaskan setiap bantuan yang diterima pemerintah daerah harus melalui tahapan administrasi dan verifikasi data penerima agar penyalurannya tepat sasaran. Barang bantuan yang terlihat dalam video viral, kata dia, merupakandang dipersiapkan untuk proses distribusi.
Dalam konferensi pers tersebut, Pemko Sibolga juga memperlihatkan kondisi bantuan yang dipersoalkan dalam video viral. Bantuan itu, menurut Syukri, akan disalurkan melalui kelurahan kepada warga yang telah terdata.
Syukri menambahkan, setiap penyaluran bantuan kepada masyarakat di dokumentasikan oleh pihak kelurahan dan kepala lingkungan sebagai bentuk transparansi.
“Setiap penyaluran bantuan saya minta kepala lingkungan untuk mendokumentasikannya. Bahkan dua hari lalu, tepatnya Selasa, bantuan sudah disalurkan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekda Sibolga, Herman Suwito menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menyalurkan bantuan secara transparan, akuntabel, dan sesuai prosedur.
Sementara itu, pihak Pangkalan TNI AL (Lanal) Sibolga turut memantau proses penyaluran bantuan sebagai bentuk dukungan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Pemerintah Kota Sibolga juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika ada hal yang perlu diklarifikasi, masyarakat dapat menanyakannya langsung kepada pemerintah daerah,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Sibolga memastikan seluruh bantuan yang diterima akan disalurkan kepada masyarakat sesuai dengan data penerima yang telah diverifikasi.









