SIBOLGA, bicarasumut.com || Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menerima berbagai bantuan dari Pemerintah Republik Indonesia, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat untuk membantu warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara.
Penyaluran bantuan itu dikoordinasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga yang melakukan pendataan, pengelolaan, serta distribusi bantuan secara bertahap sejak Desember 2025 hingga Maret 2026. Bantuan itu ditujukan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor pada 25 November 2025 di sejumlah wilayah kota tersebut.
Selain bantuan logistik, BPBD juga menyalurkan berbagai peralatan kebersihan untuk mendukung penanganan pascabencana. Pada 20 Desember 2025, BPBD menyalurkan beko sorong, cangkul, dan sekop kepada Kecamatan Sibolga Kota, Sibolga Sambas, dan Sibolga Utara dengan jumlah masing-masing puluhan unit.
Penyaluran peralatan kembali dilakukan pada 6 Januari 2026 ke Kelurahan Aek Manis yang menerima lima unit beko sorong, 20 unit cangkul, 16 unit sekop, lima unit plongki, dan tiga unit linggis. Bantuan serupa kemudian disalurkan pada 19 Januari 2026 ke Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Aek Parombunan, Kelurahan Aek Manis, serta Dinas KPLH Kota Sibolga untuk mempercepat penanganan dampak bencana. Secara keseluruhan, peralatan yang telah disalurkan melalui BPBD mencapai 330 unit.
BPBD juga mendistribusikan bantuan sembako kepada warga terdampak di berbagai kelurahan. Pada 10 Februari 2026, bantuan disalurkan kepada 584 kepala keluarga di Kecamatan Sibolga Selatan, Sibolga Kota, Sibolga Sambas, dan Sibolga Utara. Wilayah penerima antara lain Kelurahan Aek Parombunan (117 paket), Aek Manis (77 paket), Pancuran Gerobak (43 paket), Pasar Baru (19 paket), Pancuran Bambu (28 paket), Simare-mare (25 paket), Angin Nauli (113 paket), Huta Tonga-tonga (78 paket), Sibolga Ilir (14 paket), serta Hutabarangan (61 paket).
Penyaluran bantuan kembali dilakukan pada 20 Februari 2026 dengan total 419 paket sembako. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah kelurahan, di antaranya Aek Parombunan (60 paket), Aek Manis (36 paket), Pancuran Gerobak (56 paket), Pasar Baru (38 paket), Kota Beringin (2 paket), Pancuran Bambu (34 paket), Kerambil (5 paket), Simare-mare (27 paket), Angin Nauli (43 paket), Huta Tonga-tonga (43 paket), Sibolga Ilir (7 paket), serta Hutabarangan (68 paket).
Melalui koordinasi BPBD bersama perangkat daerah terkait, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap agar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu masyarakat Sibolga yang terdampak bencana.
Pemerintah Kota Sibolga memastikan seluruh bantuan yang diterima telah disalurkan secara transparan, bertahap, dan tepat sasaran melalui BPBD sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sosial dan lingkungan pascabencana di kota tersebut. (ril)









