SIBOLGA, bicarasumut.com – PT. PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Labuhan Angin menggelar kegiatan Simulasi Tanggap Darurat Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personil dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan kerja.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh CV. Adab Abadi Bersaudara, Selasa (8/9/2026) pukul 08.00-16.30 WIB di Lapangan Kantor PT. PLN Indonesia Power UBP. Labuhan Angin, dengan jumlah peserta sebanyak 180 orang.
Kegiatan ini dilatarbelakangi kondisi Indonesia yang menjadi salah satu negara paling rawan bencana di dunia berdasarkan data UN-ISDR, serta amanat UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Mengingat area kerja PLTU Labuhan Angin yang berpotensi mengalami bencana susulan seperti kebakaran yang pernah terjadi pada tahun 2025 lalu, serta gempa bumi.
“Di sini banyak rekan-rekan juga yang sudah melakukan tanggap darurat. Seperti yang kita ketahui bersama tahun 2025 adalah tahun yang kelam ya untuk Labuhan Angin, yang mengharuskan kita melakukan tanggap darurat,” ujar Plh. Manager Unit PT. Indonesia Power UBP. Labuhan Angin Alen Suryotomo dalam sambutannya.
Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personil agar mengetahui peran dan tanggung jawab masing-masing saat terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, tumpahan bahan kimia, gempa bumi, atau gangguan sistem kelistrikan. Menguji efektifitas Prosedur Tanggap Darurat yang tercantum dalam Dokumen Rencana Tanggap Darurat (RTD).
Kemudian, menguji koordinasi dan komunikasi antar tim (operasi, keamanan, pemeliharaan, K3 dan lingkungan). Serta meningkatkan budaya keselamatan (safety culture) di kalangan pekerja dan kontraktor.
Adapun 7 materi simulasi yang dilaksanakan sejak pagi hingga siang, diantaranya, Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran (formasi tim pemadam dan pemakaian APAB), dengan Narasumber dari DAMKAR Kota Sibolga.
Ada juga Simulasi Penyelamatan Korban Dalam Air (Water Rescue) dengan Narasumber dari BASARNAS yakni Komandan Pos SAR Sibolga. Simulasi Rescue Mandiri (Self-Rescue) di Ketinggian (Working at Height) dengan Narasumber, Anggiat M. Simanjuntak, S.T., M.K.M, seorang praktisi, konsultan, trainer, dan dosen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai HSE Indonesia, Wilayah Sumatra Utara.
Sedangkan pada Simulasi Penyelamatan Kebakaran Dalam Ruangan Berasap, Narasumber yang dihadirkan yakni DAMKAR Sibolga.
Kemudian, First Aid dan Sistem Penanganan Korban (Bantuan Hidup Dasar dan RJP pada korban tenggelam dan terbakar) dengan Narasumber BASARNAS. Serta Simulasi Penanganan Limbah (Sustainable Cleaning & Spill Control).
Sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Simulasi Tanggap Darurat Bencana/Skenario Keadaan Darurat Bencana untuk meningkatkan kerjasama dan komunikasi efektif, dengan Narasumber dari HSE Indonesia Wilayah SUMUT.
Pelaksanaan skenario keadaan darurat dilakukan oleh Team Tanggap Darurat Pegawai PT. Indonesia Power UBP Labuhan Angin yang terdiri dari Koordinator, Ketua Tim Tanggap Darurat, Team Evakuasi, Team Keamanan, Team P3K, Team Peralatan, dan Team Komunikasi dengan waktu response time 15 menit. (red)








