Gambar- Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik saat kunjungi rumah warga yang ambruk.
SIBOLGA, bicarasumut.com || Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik mengunjungi warga yang rumahnya ambruk di kampung Ketapang, jalan mawar, Kelurahan Sibolga Ilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Kamis (4/4/2024) malam.
Rumah tersebut diketahui milik Kalmer Siburian, yang ambruk setelah dihantam angin kencang disertai hujan deras yang mengguyur Sibolga dan sekitarnya sejak Kamis sore.
“Tadi kencang anginnya, nggak ada pak, apa itu pak ronggur itu pak, oh petir, iya petir itu pak,” kata istri Kalmer kepada Wali Kota di lokasi kejadian.
Wali Kota yang hadir didampingi Lurah Sibolga Ilir Jimmy Sinaga mengaku prihatin melihat kondisi warga tersebut.
Karena itu, diapun kemudian memerintahkan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga, Ade Mahligai Putra Lubis lewat telepon selularnya, untuk menurunkan personil, berjaga dan membantu warga yang terkena musibah.
Melihat kondisi gelombang laut saat itu yang sangat tinggi, suami dari dr. Rahma Saena Nasution ini pun khawatir terhadap keselamatan warga sekitar.
Menurutnya, gelombang laut tersebut bisa saja menghantam puing-puing rumah Kalmer dan merusak rumah lain yang ada disekitarnya.
“Biar di standby kan saja disini personil sampai besok pagi. Karena yang ditakutkan besok pagi naik pasang, jadi standby kan anggota biar nanti menghindari hantaman kalau ada pasang gembung. Biar bisa juga nanti membantu masyarakat disini dan masyarakat lain tetangganya bisa tenang mereka. Standby kan disini personil ya pak Kalak,” ujar Wali Kota singkat kepada Kalak melalui panggilan telepon selularnya.
Diketahui, dari data BPBD Sibolga, jumlah rumah yang ambruk akibat angin kencang tersebut hanya 1 unit.
Selain sebagai tempat tinggal, rumah Kalmer tersebut juga dipakai sebagai gudang, tempat pengolahan ikan asin. (rif)









