TAPTENG, bicarasumut.com || Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution berang melihat kondisi penanganan penanggulangan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang masih jauh dari harapan.
Bobby menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng tidak becus dalam penanganan penanggulangan sesuai arahan Pemerintah Pusat.
Amarah orang nomor satu di Sumatera Utara tersebutpun kian memuncak setelah Camat Tukka Munzir Hutagalung mencoba mendebatnya dengan memberikan alasan yang tidak dapat diterima oleh Bobby.
Menantu Presiden RI ke 7 tersebutpun kembali membentak Munzir dihadapan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.
Ditengah guyuran hujan deras, tampak Bupati Masinton hanya diam menunduk mendengar anak buahnya di semprot oleh Bobby.
“Kami berapa kali kesini, sudah saya sampaikan, ini harus jalan. Kalau nggak, ini uangnya gak akan kami kasih ke kau,” berang Bobby sambil menunjuk kearah Munzir saat meninjau kondisi Hutanabolon, yang merupakan lingkungan terparah tertimpa bencana di Tapteng yang terjadi sejak 25 November 2025 lalu, Senin (3/4/26).
Diketahui, akibat tidak becusnya penanganan penanggulangan pascabencana di Tapteng, hingga kini setiap kali hujan turun, meski hanya sebentar, daerah Hutanabolon selalu terendam banjir.
Dalam amarahnya, Bobby juga mengungkapkan bahwa masyarakat Tapteng banyak yang menjerit, akibat penanganan yang tidak becus dari Pemkab Tapteng.
Padahal, Pemerintah Pusat sejak terjadinya bencana hingga kini masih menunjukkan perhatian seriusnya terhadap korban dan daerah-daerah yang terkena bencana.
Hal itu dibuktikan dengan besarnya anggaran pemulihan yang dikucurkan hingga mencapai puluhan triliun. Naasnya, dibalik keseriusan Pemerintah Pusat tersebut, ada Pemkab Tapteng yang dinahkodai oleh Bupati Masinton, mantan Anggota DPR RI, yang masih tidak serius dalam penanganan penanggulangan pascabencana.
“Tahu dari awal masyarakat ke sini berapa orang. Warga kau udah teriak-teriak, bukan teriak ke kau aja. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun. Kau ngurus ini aja gak bisa. Orang perjuangin kau loh. Kau daerah paling lambat, tahu,” ujar Bobby dengan nada lantang ditengah guyuran hujan deras.
Dengan kekesalannya, Mantan Wali Kota Medan ini pun membandingkan kondisi terkini Tapteng dengan daerah tetangganya Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dalam penanganan penanggulangan pascabencana.
Padahal, Tapsel merupakan salah satu daerah terparah di Sumatera Utara (Sumut) yang terkena bencana pada tahun 2025 lalu.
“Bantuan ada, gak dapat. Di tapsel sana kau lihat. Jangan sok paling kerja,” tukas Bobby. (red)









