SIBOLGA, bicarasumut.com – Dewan Pendidikan Kota Sibolga mengumumkan bahwa pendaftaran program Beasiswa Miskin Berprestasi Pemerintah Kota Sibolga tahun 2026 resmi ditutup, Kamis (14/8/2026).
Tercatat pendaftar sebanyak 470 mahasiswa yang masuk ke Sekretariat Dewan Pendidikan Kota Sibolga.
“Pada kesempatan ini dapat kami laporkan karena ini hari terakhir kepada masyarakat Sibolga bahwa saat ini posisi yang mendaftar sangat banyak. Antusias masyarakat sangat tinggi mungkin karena program ini sangat bermanfaat,” ujar Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga, Hendra Sahputra.
Dari 470 berkas tersebut, Hendra merinci klasifikasinya, 147 mahasiswa berkuliah di Sibolga – Tapanuli Tengah, 220 mahasiswa berkuliah di wilayah Provinsi Sumatera Utara, dan 103 mahasiswa berkuliah di luar Sumut mulai dari Padang hingga Pulau Jawa.
“Kemudian ini kami sampaikan masih ada sekitar lima puluh eksemplar berkas yang belum lengkap,” ungkapnya.
Hendra menyebut Pemerintah Kota Sibolga hanya mengalokasikan kuota untuk 200 mahasiswa dengan besaran Rp5 juta per mahasiswa. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1 miliar.
Karena jumlah pendaftar melebihi kuota, Dewan Pendidikan akan melakukan dua tahap seleksi.
“Tahap pertama verifikasi administrasi selama empat hari sampai tanggal 20. Di sini kita akan merangking berdasarkan Indeks Prestasi. Minimal IP untuk berprestasi itu 3.0,” jelas Hendra.
Tahap kedua adalah verifikasi faktual ke lapangan. Tim yang dibentuk akan melakukan wawancara dan survei untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Tujuan kegiatan faktual adalah kita memastikan bahwa beasiswa ini tepat sasaran kepada orang-orang yang kita anggap layak sesuai dengan fakta di lapangan,” katanya.
Dalam verifikasi faktual, Dewan Pendidikan juga akan berkoordinasi dengan BPBD Kota Sibolga untuk mendata korban bencana kategori rusak berat sebagai skala prioritas. Selain itu juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mendata penerima PKH kategori 1 sampai 4.
Hasil seleksi 200 nama nantinya akan dilaporkan ke Bagian Kesra Pemko Sibolga dan ditetapkan melalui SK Walikota Sibolga.
Hendra memperkirakan pengumuman hasil akhir dilakukan pada minggu pertama September 2026.
Wakil Ketua Bidang Isu-isu Strategis dan Kemitraan Partisipasi Semesta Dewan Pendidikan Kota Sibolga, Khairil Safli Pohan, menambahkan ada kriteria yang mengeliminasi pendaftar.
“Sebagai tambahan, untuk penerima KIP atau keluarga penerima KIP ini tidak kita keluarkan dari data karena memang aturan tidak membolehkan seperti itu. Kemudian juga mereka yang sedang menikmati beasiswa dari pemerintah juga akan kita eliminasi dari data penerimaan ini,” ucap Khairil.
Ia meminta pendaftar tidak kecewa jika tidak lolos.
“Ini demi pemerataan bagi mahasiswa di Kota Sibolga dan sekitarnya atau mahasiswa penduduk Kota Sibolga,” pungkasnya.
Pendaftaran beasiswa ini telah dibuka selama 10 hari, mulai 4 Agustus hingga 14 Agustus 2026 di Sekretariat Dewan Pendidikan Kota Sibolga pada jam kerja pukul 9.00 – 17.00 WIB. (red)








