SIBOLGA, bicarasumut.com – Setelah hampir 2 bulan mengikuti pembinaan, Pemerintah Kota Sibolga bersama Dewan Pendidikan melepas 4 Calon Taruna (Catar) Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Dumai yang dinyatakan lulus seleksi, Selasa (28/7/2026) di Aula Nusantara Kantor Wali Kota Sibolga.
Dari 4 Catar tersebut, 3 orang lulus di Program Studi Perikanan Tangkap – PTK yakni Dhaffa El Syihab Lubis, Muhammad Arya, dan Ridho Aditya Piliang. Sementara 1 orang lainnya, Rajul Fernando Pardede, lulus di Prodi Permesinan Kapal (MPK).
Dalam acara pelepasan yang dihadiri orangtua Catar, Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Rosidah Lubis menyerahkan bantuan dari Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik berupa uang tunai masing-masing Rp1 juta.
Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk biaya keberangkatan dan kebutuhan selama masuk asrama.
“Kepada anak-anak kami yang akan berangkat, harapan kami agar semangat belajarnya. Karena sekolah di sini tidak bayar uang sekolah, uang asrama, semua gratis. Kami hanya mendorong kepada orangtua, agar tetap menjaga anak-anak ini jangan sampai putus sekolah, harus sampai tamat,” ujar Wakil Wali Kota.
Pantas menyebut tahun ini Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai hanya menampung 78 mahasiswa dari 38 provinsi di Indonesia. Dengan kuota tersebut, Sibolga bisa meloloskan 4 orang merupakan capaian yang patut disyukuri.
“Kita harus mensyukuri, ada 4 dari Sibolga yang lulus. Padahal tahun ini ada penurunan jumlah yang diterima, hanya 78 orang dari 38 Provinsi. Kalau 78 dibagi 38, harusnya hanya 2 atau 3 orang saja. Tapi, kita dapat 4,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota juga membeberkan data lulusan Politeknik yang menjadi mitra Pemko Sibolga. Menurutnya, tidak ada satu pun alumni dari Sibolga-Tapteng yang menganggur.
“Kami sudah cek, tidak satupun tamatan dari AUP Dumai yang menganggur. Kalianpun harus begitu, jangan sampai menganggur. Sekolah yang kita kerjasama ini bukan sekolah main-main,” tegas Pantas.
Hal yang sama diharapkan kepada taruna-taruni asal Sibolga-Tapteng yang baru wisuda agar segera mendapatkan pekerjaan di dalam maupun luar negeri.
Hadir pada kesempatan tersebut 6 lulusan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai. 2 di antaranya akan berangkat bekerja ke Korea Selatan, 1 orang bekerja di perusahaan di Jakarta, 2 orang di perusahaan perikanan terbesar di Belawan, dan 1 orang akan berangkat ke Bali bekerja di perusahaan perikanan.
Sebelumnya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga Rosidah Lubis menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang mendukung penuh putra-putri terbaik Sibolga-Tapteng dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan gratis di Politeknik Kelautan dan Perikanan.
“Ini bukan hal yang mudah, karena banyak anak-anak di sana yang menginginkan memakai dinas yang sama. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” tukas Rosidah.
Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga Hendra Sahputra menjelaskan sebelumnya ada 17 Catar yang mengikuti seleksi di Komplek PPN Sibolga di Pondok Batu, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dari seleksi ketat tersebut, hanya 4 orang yang dinyatakan lulus dan berhak masuk asrama.
Hendra berharap para Catar segera menyesuaikan diri di lingkungan kampus dan bersungguh-sungguh menempuh pendidikan agar dapat mengubah taraf hidup keluarga ke depan.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab antara Catar dengan para eks taruna seputar keseharian mahasiswa di asrama Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai. (red)









