Gambar – Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik (tengah) didampingi Wakil Wali Kota, Pantas Maruba Lumbantobing (kanan) dan Plt. Kadis PU, Riwansyah saat wawancara dengan Wartawan di Stadion Horas.
SIBOLGA, bicarasumut.com || Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik didampingi Wakil Wali Kota, Pantas Maruba Lumbantobing meninjau proses pembangunan Stadion Horas Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada Selasa (20/01/26).
Dalam peninjauan itu, Wali Kota Syukri menyampaikan bahwa secara fisik bangunan Stadion Horas sejatinya telah selesai. Namun, terjadi keterlambatan penyelesaian akibat kondisi cross major pascabencana yang melanda Kota Sibolga beberapa waktu lalu.
“Bangunan stadion ini sebenarnya sudah selesai. Namun karena kondisi cross major saat bencana kemarin, terjadi keterlambatan. Saya sudah memerintahkan agar pekerjaan ini dikejar sesuai jadwal cross major yang diberikan, supaya tidak menimbulkan permasalahan saat masa penyelesaian,” ujar Syukri kepada wartawan.
Wali Kota Syukri yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sibolga itu menegaskan, pengembalian fungsi Stadion Horas sebagai lapangan sepak bola merupakan bagian dari visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota sejak masa kampanye.
“Stadion Horas ini kami kembalikan fungsinya sebagai lapangan sepak bola. Bukan lapangan mini soccer, tapi lapangan sepak bola,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai gambaran wajah akhir Stadion Horas, Syukri memilih untuk belum mengungkapkan secara detail.
“Nanti kita tunggu bersama-sama. Biar jadi surprise untuk masyarakat Kota Sibolga, khususnya para pecinta sepak bola,” katanya.
Meski demikian, Syukri memberikan sedikit gambaran bahwa Stadion Horas akan menggunakan standar lapangan Internasional, lengkap dengan lapisan konstruksi lapangan yang sesuai serta rumput yang sama dengan yang digunakan di Stadion Utama Sumatera Utara di kawasan Kuala Namu.
Ia menargetkan pembangunan Stadion Horas rampung pada pertengahan Februari 2026, dan direncanakan diresmikan pada akhir Februari atau awal Maret 2026.
“Ini kami rencanakan sebagai kado satu tahun kepemimpinan kami bersama Pak Wakil Wali Kota,” ungkapnya.
Terkait rencana penyelenggaraan event, Syukri menyebut pihaknya masih menunggu perkembangan kondisi pascabencana. Sebelumnya, Pemko Sibolga berencana menggelar Turnamen Piala Wali Kota pada peringatan Hari Jadi Sibolga (HJS) bulan April.
“Karena masih suasana bencana, kita lihat kondisi ke depan. Apakah event bisa dilaksanakan atau tidak. Yang terpenting saat ini kami fokus mengejar progres pembangunan, memerintahkan Kadis PU dan seluruh stakeholder terkait, termasuk kontraktor, untuk memaksimalkan penyelesaian pembangunan Stadion Horas ini,” pungkasnya. (rif)









