Gambar- Kantor Dinas PMD Kabupaten Tapteng
TAPTENG, bicarasumut.com | Beredar informasi Plh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Zulkifli Simatupang mengumpulkan Kepala Desa Barus Utara dan Sorkam Barat untuk diarahkan mendukung salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tapteng.
Untuk memastikan informasi tersebut, Wartawan mencoba menemui Zulkifli di kantornya, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. Sekira pukul 18.30 WIB, tampak mobil double kabin warna putih milik Plh Kadis PMD Tapteng datang dan berhenti di luar pagar kantor.
Tampak 4 orang keluar dari dalam mobil, 2 orang mengenakan pakaian PNS, sedangkan 2 lagi diduga merupakan warga biasa, bukan ASN. Kedua oknum tersebut diduga merupakan tim sukses salah seorang Paslon Bupati.
Saat wartawan hendak mendatangi Zulkifli, mobil tersebutpun langsung tancap gas.
Wartawan kemudian mencoba mengonfirmasi Zulkifli via telepon selularnya. Kepada Wartawan, Zulkifli tidak membantah adanya pertemuan tersebut, namun katanya tidak dalam urusan dukung mendukung Paslon.
Pertemuan tersebut menurut Zulkifli hanya sebatas monitoring pembangunan fisik Desa.
“Hari ini kita cek pembangunan ada di 2 Desa yakni Pahieme 1 dan Pahieme 2 Kecamatan Sorkam Barat,” kata Zulkifli.
Terkait 2 warga biasa yang diduga merupakan TS salah satu Paslon Bupati, Zulkifli menyebut kalau keduanya hanya teman, yang tidak ada hubungannya dengan Pilkada.
“Mereka hanya sebatas teman yang sengaja saya bawa dan tak ada urusan dengan dukung mendukung calon Bupati,” ungkapnya.
Ketika ditanya alasannya membawa teman diluar staf Kantor PMD, Zulkifli tidak lagi menjawab, hingga sambungan telepon terputus.
Diketahui, sebelumnya Zulkifli juga pernah dilaporkan atas dugaan terlibat politik praktis dengan ikut mengantarkan pasangan Masinton-Mahmud mendaftar ke KPU Tapteng.
Di video yang beredar di media sosial menunjukkan Zulkifli menggunakan masker dan rambut palsu, yang kemudian menyalami kedua Paslon dengan singkatan MAMA tersebut.
Saat hal tersebut ditanyakan kepada Sekdakab Tapteng Erwin Hotmansah Harahap, menurutnya Zulkifli saat itu sedang menjalankan tugas sebagai Intel Satpol PP.
Kemudian, beberapa Minggu setelah videonya viral di media sosial, Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta menunjuk Zulkifli sebagai Plh Kadis PMD Tapteng, menggantikan Hendri Haluka Sitinjak yang di non aktifkan sementara karena diduga terlibat politik praktis. (red)









