Grosir di Pandan Dibobol, Pelakunya Anak Kandung Pemilik Toko

Gambar – Tersangka ARS (25) saat diamankan di Mapolres Tapteng.

TAPTENG, bicarasumut.com || Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar sebuah toko grosir di Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menyisakan fakta mengejutkan. Pelaku utama ternyata merupakan anak kandung dari pemilik toko.

Bacaan Lainnya

Tim Opsnal Satreskrim Polres Tapteng mengamankan pria berinisial ARS (25) pada Senin dini hari, 16 Februari 2026, di wilayah Kota Sibolga. ARS merupakan putra dari Lahmuddin Simanjuntak (51), pemilik toko yang menjadi korban.

Peristiwa pencurian diketahui pada Jumat pagi, 30 Januari 2026, saat korban hendak membuka toko dan mendapati kunci pintu dalam kondisi rusak. Setelah diperiksa, sejumlah barang dagangan hilang, antara lain 35 tabung gas berbagai ukuran (3 kg, 5 kg, dan 12 kg), 25 kilogram gula pasir, empat sak semen, serta dua ember cat ukuran 25 kilogram. Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kapolres Tapteng melalui Kasat Reskrim Iptu Dian AP menyebut pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan polisi yang dibuat korban. Dari hasil penyelidikan, kecurigaan mengarah kepada ARS yang selama ini tinggal serumah dengan orang tuanya.
“”Hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Namun, ia tidak beraksi sendirian, melainkan dibantu oleh dua orang rekannya berinisial J dan E,” ungkap Iptu Dian dalam laporannya.

Saat ini, ARS menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tapteng. Polisi masih memburu dua terduga pelaku lainnya serta menelusuri keberadaan barang bukti yang telah dijual.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. (ril/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *