SIBOLGA, bicarasumut.com – Pemerintah Kota Sibolga bersama Dewan Pendidikan menyalurkan 2.802 paket perlengkapan sekolah – school kit bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana – BNPB kepada peserta didik jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kota Sibolga yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Bantuan diserahkan langsung Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing di Lapangan Simare-mare, Rabu (5/8/2026) siang.
Hadir Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Demokrat Muhammad Lokot Nasution, serta Staf Ahli Bidang Hubungan Daerah Kementerian Perhubungan Catur Guntoro.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Sibolga Herman Suwito, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua Dewan Pendidikan Kota Sibolga Hendra Sahputra, dan para kepala sekolah.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat dan BNPB atas perhatian kepada masyarakat Kota Sibolga, khususnya para pelajar terdampak bencana.
Wali Kota menjelaskan penyerahan bantuan baru dapat dilaksanakan setelah proses pendataan dan penyesuaian jenjang pendidikan selesai.
“Perlu kami sampaikan, penyerahan bantuan baru dapat dilaksanakan saat ini karena disesuaikan dengan data transisi jenjang pendidikan siswa. Peserta didik yang sebelumnya berada di kelas VI SD maupun kelas IX SMP kini telah melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA, sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan jenjang pendidikan mereka saat ini,” jelas Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota berpesan kepada orang tua dan peserta didik agar memanfaatkan bantuan perlengkapan sekolah tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Bantuan ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kepada masyarakat Kota Sibolga. Kami berharap paket school kit ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi belajar anak-anak kita pascabencana,” tutur Wali Kota.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga Rosidah Lubis dalam laporannya menjelaskan pemberian school kit merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah memastikan terpenuhinya hak pendidikan anak terdampak bencana.
“Bantuan ini bertujuan memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar peserta didik agar mereka dapat kembali mengikuti proses pembelajaran secara optimal, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga yang terdampak bencana,” jelasnya.
Ia menambahkan, school kit disalurkan kepada 2.802 peserta didik terdampak bencana, dengan rincian:
1. 276 siswa PAUD
2. 1.531 siswa SD
3. 519 siswa SMP
4. 476 siswa SMA
Setiap paket dikemas dalam pouch khusus berisi tas sekolah, buku tulis, alat tulis lengkap, seragam sekolah, sepasang sepatu, topi, dasi, dan kaus kaki. (red)








