SIBOLGA, bicarasumut.com || Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, kembali mendapat perhatian dari DPRD Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Tim Anggota DPRD Sumut Daerah Pemilihan (Dapil) IX meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan longsor sekaligus membahas rencana pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di ruas Jalan Jenderal Sudirman Atas, dekat Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Selasa (7/7/2026).
Kunjungan kerja yang dipimpin Rahmansyah Sibarani, S.H., M.H. itu merupakan tindak lanjut atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sibolga pada 25 November 2025. Rombongan meninjau kondisi ruas jalan provinsi yang melintasi Kelurahan Hutabarangan hingga Kelurahan Aek Parombunan untuk melihat langsung dampak bencana serta kebutuhan infrastruktur di kawasan tersebut.
Dalam peninjauan itu, DPRD Sumut juga menyampaikan rencana pembangunan 10 titik LPJU berbasis tenaga surya (solar cell). Pemasangan lampu penerangan tersebut ditujukan untuk meningkatkan pencahayaan di ruas jalan provinsi yang selama ini dinilai masih minim penerangan, terutama pada malam hari.
Mewakili Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, Wakil Wali Kota Sibolga yang turut mendampingi rombongan menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD Sumut terhadap kebutuhan infrastruktur di Kota Sibolga. Ia juga mengusulkan agar kawasan Hunian Tetap (Huntap) Aek Parombunan menjadi salah satu lokasi prioritas pemasangan LPJU.
“Atas nama Pemerintah Kota Sibolga, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rahmansyah Sibarani beserta rombongan atas perhatian yang diberikan. Dengan rencana pemasangan 10 titik LPJU, kami berharap penerangan jalan ini dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat,” ujar Wakil Wali Kota.
Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga mengusulkan agar pemasangan LPJU diprioritaskan di kawasan tempat ibadah, permukiman penduduk, serta kawasan Huntap Kelurahan Aek Parombunan yang kini menjadi lokasi hunian warga terdampak bencana.
Menurut Pemko Sibolga, keberadaan LPJU diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat pada malam hari, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus meminimalkan potensi tindak kriminal di kawasan yang selama ini minim penerangan.
Pemko Sibolga juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Turut mengikuti peninjauan tersebut anggota Tim Kunjungan Kerja DPRD Sumut Dapil IX, yakni Victor Silaen, Paltak Siburian, Pantur Banjarnahor, dan Pintor Sitorus, beserta staf pendamping. (ril/red)








