TAPTENG, bicarasumut.com || Janji pencairan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tahap II pada Kamis, 16 April 2026, di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) hanya Omon-omon. Sejumlah warga yang telah terdaftar sebagai penerima mengaku kecewa karena bantuan yang dijanjikan belum juga diterima.
Sebelumnya, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyatakan bahwa pencairan Jadup tahap II akan dilakukan pada hari tersebut melalui kantor pos. Pernyataan itu disampaikan dalam sejumlah pemberitaan serta video yang beredar di media sosial, termasuk saat berada di hadapan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan warga.
Namun, hingga hari yang dijanjikan, tidak ada aktivitas pencairan di kantor pos. Pihak kantor pos setempat menyebut tidak menerima informasi terkait penyaluran Jadup pada hari itu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Tapteng Mariati Simanullang, juga membenarkan bahwa pencairan belum dilakukan. Ia menyebut belum ada pemberitahuan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun pihak kantor pos.
“Tidak ada pencairan Jadup hari ini, karena belum ada informasi dari Kemensos dan Kantor Pos ke Dinas Sosial,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, pada Kamis (16/4/26).
Kondisi ini menambah daftar keluhan warga terkait penyaluran bantuan pascabencana di Tapteng. Sejumlah warga mengaku telah menunggu kepastian sejak nama mereka dinyatakan masuk dalam daftar penerima.
Ketiadaan pencairan pada hari yang telah dijanjikan memunculkan pertanyaan mengenai koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam penyaluran bantuan sosial.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng, terkait penyebab tidak terealisasinya pencairan Jadup tahap II tersebut. (ril/red)









