Gambar – Mendagri saat melakukan wawancara dilokasi Kunker dan Wali Kota Sibolga yang turut mendampingi Mendagri.
TAPTENG, bicarasumut.com || Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) meninjau lokasi terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (24/01/26). Pada Kunker itu, Tito didampingi Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wakil Wali Kota, Pantas Maruba Lumban Tobing.
Kunker tersebut merupakan bagian dari tugas Tito sebagai Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera. Rombongan mendatangi sejumlah titik terdampak, terutama di Kecamatan Tukka. Kelurahan Hutanabolon menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling parah akibat banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025.
Di kawasan tersebut, Mendagri meninjau proses normalisasi sungai yang tengah dilakukan sebagai upaya pemulihan pascabencana. Ia juga mengecek rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipansipahoras yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.
Tito menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, BPI Danantara, serta jajaran TNI dan Polri yang terlibat dalam proses pemulihan. Menurut dia, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat, terutama pendidikan, dapat kembali berjalan.
“Semua bergerak, TNI-Polri, murid-murid, dan relawan. Gotong royong sangat membantu. Sekolah-sekolah harus segera dinormalisasi agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan,” kata mantan Kapolri itu.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Muhammad Bobby Afif Nasution, Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, Danrem 023/KS, Kolonel Infanteri Iwan Budiarso, Dandim 0211/TT, Letkol Infanteri Bayu Hanuranto Wicaksono, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga Herman Suwito. (red)









