Balon Wali Kota Sibolga Dilaporkan ke Polda Sumut Diduga Gelapkan Uang Hasil Penjualan Nikel

Gambar – Kuasa hukum PT. Citek, Dr. Adi usai melaporkan MFT ke Polda Sumut

MEDAN, bicarasumut.com | Seorang Bakal Calon (Balon) Wali Kota Sibolga berinisial MFT dilaporkan oleh PT. Citra Three Teknik (Citek) ke Polda Sumatera Utara (Sumut) terkait dugaan penggelapan uang keuntungan hasil penjualan biji nikel.

Adapun lokasi perdagangan biji nikel tersebut berada di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Menurut informasi yang diperoleh, sebelum dilaporkan, pihak perusahaan telah melayangkan somasi kepada MFT, yang diduga tidak memberikan laporan pertanggungjawaban modal kerja sama perdagangan nikel antara PT. Citek dengan PT. Mineral Arta Sejahtera (MAS).

Berdasarkan rilis berita yang diterima redaksi, Kuasa Hukum PT. Citek, Dr. Adi Mansar menjelaskan, bahwa menurut data yang diperoleh dari PT. MAS bahwa benar ada pengelolaan dana yang ditaksir sebesar Rp5 miliar yang diduga digelapkan oleh MFT.

“Data awal dari PT. MAS, tercatat ada dugaan penyimpangan hasil penjualan nikel sebesar Rp5 miliar dan berpotensi dana yang digelapkan berkisar sampai Rp20 miliar,” kata Adi dalam keterangannya usai membuat laporan di Polda Sumut, Kamis (8/8/2024).

Kejadian kata Adi bermula pada 13 Juni 2022, saat MFT diberikan kuasa oleh Direktur PT. Citek untuk melakukan kerjasama dagang biji nikel dengan PT. MAS.

Namun, MFT diduga kuat melakukan penggelapan dana hasil keuntungan. PT. Citek kemudian mencabut kuasanya dari MFT dan memutuskan melaporkannya ke Polda Sumut.

Kemudian, pada 31 Juli 2024, PT Citek melalui kuasanya sudah melakukan Somasi kepada MFT, yang isinya agar menjalankan kewajiban sesuai kuasa yang telah diberikan.

“Sampai sekarang tidak ada pertanggung jawaban saudara MFT sesuai kuasa yang dulu diberikan oleh PT. Citek,” ungkap Adi sembari mendorong Polda Sumut agar segera memeriksa laporannya. Karena terkait komoditas nikel saat ini sedang jadi sorotan publik.

Kemudian, PT. Citek melalui kuasa hukumnya juga meminta Polda untuk menelusuri aliran dana yang diduga melibatkan orang terdekat MFT, dan berharap Polda akan memeriksa MFT terkait dugaan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

“Terkait dugaan keterlibatan PT. MAS biar polisi yang menelusuri. Dan jurnalis mungkin bisa investigasi siapa di belakang PT MAS itu,” pungkas Adi.

Saat ini, MFT diketahui sedang digadang-gadang maju sebagai Balon Wali Kota di Pilkada Sibolga tahun 2024, sesuai foster bergambar MFT yang sudah banyak terpampang di setiap sudut Kota Sibolga. (ril/red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini

ahmad rivai sibarani akhmad syukri nazry penarik Anggota DPRD Sumut bakhtiar ahmad sibarani Banjir Dan Longsor Sibolga Bawaslu Tapteng Bupati Tapteng darwin sitompul DPRD Tapteng kabupaten tapanuli tengah kabupaten tapteng Kapolres Sibolga kapolres tapteng Kecamatan Barus KEDAN Ketua DPRD Tapteng khairul kiyedi pasaribu Kiyedi-Darwin KEDAN Kota Sibolga Mantan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu pantas maruba lumban Tobing pasar sibolga nauli pelabuhan pelindo sibolga Pelindo Sibolga Pemerintah Kota Sibolga pemilu kabupaten tapanuli tengah 2024 pemilu kota sibolga 2024 pemkab tapteng Pemko Sibolga penarik-pantas Penarik-Pantas PENTAS pentas penyalahgunaan narkotika pilkada kabupaten tapteng 2024 pilkada kota sibolga 2024 pilkada sibolga 2024 pilkada tapteng 2024 Pj Bupati Tapteng Polres Sibolga polres tapteng Rahmansyah Sibarani Tapanuli Tengah Tapteng Wali Kota Sibolga