Isra Mikraj di Sibolga: Wali Kota Tekankan Salat sebagai Benteng Moral, Jangan Sombong dan Fokus Layani Warga

Gambar – Wali Kota Sibolga saat menyampaikan sambutannya di acara Isra’ Mi’raj.

SIBOLGA, bicarasumut.com || Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan, pada Minggu (08/02/26). Acara dipusatkan di Pelataran Masjid I’tidal, Kecamatan Sibolga Selatan, dan dihadiri Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik serta Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wali Kota Syukri menekankan makna Isra Mikraj sebagai momentum penguatan ibadah salat. Ia mengingatkan bahwa salat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan fondasi pembentukan karakter dan pengendalian perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu secara khusus diarahkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Sibolga. Menurut Wali Kota, jabatan adalah amanah pelayanan, bukan ruang untuk menunjukkan kuasa atau kesombongan. Ia mengutip Ayat Al-Qur’an, Surah Al-Isra ayat 37 yang menegaskan larangan bersikap takabur karena keterbatasan manusia di hadapan Tuhan.
“Kepada para ASN Pemko Sibolga, Camat, Lurah hingga Kepala Lingkungan, mari kita bekerja dengan tulus untuk masyarakat. Tugas utama kita adalah melayani masyarakat. Jangan sombong, Allah berfirman dalam Surah Al-Isra Ayat 37, “Dan Janganlah Kamu Berjalan Di Muka Bumi Ini Dengan Sombong, Karena Sesungguhnya Kamu Sekali-kali Tidak Dapat Menembus Bumi dan Sekali-kali Kamu Tidak Akan Sampai Setinggi Gunung”. Ayat ini menegaskan kelemahan manusia di hadapan Allah dan larangan keras memiliki sifat takabur, karena kesombongan tersebut tidak ada gunanya,” tutur Wali Kota.

Menjelang Ramadan, Wali Kota Syukri menginstruksikan Sekretaris Daerah menyusun agenda roadshow Ramadan bersama unsur Forkopimda, termasuk buka puasa dan sahur bersama di sejumlah masjid. Langkah ini, kata dia, ditujukan untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Wali Kota Syukri juga menyoroti meningkatnya aksi tawuran remaja di Kota Sibolga. Ia meminta peran lebih aktif orang tua dan pihak sekolah dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari, demi menjaga keamanan dan ketertiban kota.

Di akhir sambutannya, Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana. Ia meminta seluruh jajaran memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi warga terdampak, khususnya menjelang bulan puasa.
“Saya minta Pak Sekda memastikan saudara-saudara kita yang kehilangan tempat tinggal atau masih mengungsi agar kebutuhan pokoknya terpenuhi. Kita ingin mereka tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa beban kekurangan pangan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Riwansyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan SK Wali Kota Sibolga Nomor 451/052/Tahun 2026.
“Peringatan Isra Mikraj tahun ini mengusung tema “Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW : Perjalanan ke Langit yang Mengubah Arah Hidup Umat”, dengan tujuan memperkuat ketakwaan melalui revitalisasi ibadah salat serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Riwansyah.

Acara turut dihadiri Danrem 023/KS, Kolonel Inf. Iwan Budiarso, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., para pimpinan OPD, camat dan lurah se-Kota Sibolga, tokoh agama, serta masyarakat Kota Sibolga. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *