Gambar – Aditya Bratayuda Manalu S.Pd Mantan Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Tapanuli Tengah Sibolga (Imatatsi)
SIBOLGA, bicarasumut.com | Mantan Sekretaris Umum Ikatan Mahasiswa Tapanuli Tengah Sibolga (IMATATSI – MEDAN) Aditya Bratayuda Manalu S.Pd memberikan pandangannya terkait calon pemimpin Kota Sibolga yang akan datang.
Ia menjelaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat tergantung kepada kualitas pemimpinnya. Sehingga kata Aditya, Kota Sibolga kedepan harus memiliki kepala daerah yang mampu mencatatkan prestasi gemilang di Kota Sibolga.
Menurutnya, hanya pasangan Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Pantas Maruba Lumban Tobing yang dapat mewujudkan impian warga Kota Sibolga tersebut.
“Wali Kota yang peduli, amanah, dan setia adalah sosok pemimpin yang sangat didambakan oleh masyarakat. Dan PENTAS adalah pasangan pemimpin yang sangat tepat dengan Jargon Peduli Amanah Setia,” kata Aditya, Jum’at (5/7/2024).
Selain itu, Aditya juga menjelaskan, kepedulian seorang Kepala Daerah, tercermin dari kebijakan dan program yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
“Misalnya, dia akan memastikan akses yang adil terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang memadai. Kepedulian ini juga terlihat dalam upayanya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, serta merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat dengan cepat dan efektif. Wali Kota yang peduli tidak hanya melihat warganya sebagai angka statistik, tetapi sebagai individu yang memiliki hak untuk hidup sejahtera,” tukas Aditya.
Sifat amanah katanya juga merupakan kualitas penting yang harus dimiliki seorang Wali Kota. Amanah dalam artian dapat dipercaya dan jujur dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya. Memberikan pelayanan baik kepada masyarakat dan tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.
“Dia akan transparan dalam pengelolaan anggaran dan program – program pemerintah, serta selalu berusaha untuk menjaga integritas dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. Dengan demikian, seorang Wali Kota yang amanah mampu menciptakan pemerintahan yang bersih dan efisien, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan kota yang berkelanjutan,” terangnya.
Masih kata Aditya, kesetiaan seorang Wali Kota terhadap tugas dan warganya juga merupakan aspek yang tidak kalah penting. Kesetiaan ini tercermin dari dedikasi dan komitmen untuk terus bekerja demi kepentingan umum, meskipun menghadapi berbagai tantangan dan rintangan.
“Wali Kota yang setia akan selalu berusaha untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dia akan tetap konsisten dalam visi dan misinya untuk memajukan kota, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil selalu berpihak pada kesejahteraan warga. Dengan ketiga sifat ini, seorang Wali Kota dapat menjadi pemimpin teladan yang membawa perubahan positif bagi kotanya,” pungkasnya. (rif)









